SELAMAT DATANG DIBLOG KAMI EXS PETUGAS LAPANGAN GERHAN (PLG) BPDAS CIMANUK CITANDUY JAWA BARAT KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN SALAM HIJAU INDONESIA

Senin, 09 November 2015

PAPAN MUTASI PERSEMAIAN

PAPAN MUTASI PERSEMAIAN
oleh : Ronyalafgani

Papan mutasi berguna untuk mengetahui kondisi bibit di  persemaian.  Papan mutasi tersebut didalamnya terdapat informasi kondisi dan jumlah bibit. Sehingga papan mutasi ini perlu untuk
mengevaluasi dan sebagai bahan pertimbangan distribusi bibit ke masyarakat. 

TEKNIK SEMAI BIJI KEMIRI (Aleuritas spp)



Kemiri (Aleuritas spp)
oleh : ronyalafgani



Teknik Persemaian menurut Paimin, P.F. (1994), yaitu :

a.   Cara memilih benih yang baik :

  1. Benih berasal dari buah dengan ciri-ciri kulit biji mempunyai selaput tepung berwarna coklat kekuningan (bekas daging buah).
  2. Biji betina lebih mudah berkecambah, tanda biji betina adalah bila pada bagian yang akan tumbuh akarnya berbentuk gepeng.
  3. Biji jantan lebih bulat dan lekukan pada tempat yang akan keluar akar.
  4. Berat benih kemiri antara 10-12g per benih
  5. Biji yang telah diseleksi dibersihkan denga air dan dicampur dengan abu dapur, kemudian aduk aduk sehingga bersih.
b.   Perlakuan benih
1.      Siapkan bedengan sesuai ukuran 5m x 1m.
2.      Biji kemiri masukan kedalam tanah bedangan sedalam kurang lebih 3-5cm, secara teratur dengan jarak 10cm x 10cm.
3.      Bedengan selanjutnya ditutup dengan jerami atau alang alang kering setebal 5cm.
4.      Selanjutnya jerami/alang-alang dibakar sampai habis.
5.      Lakukan penyiraman dengan air dingin, bedengan harus dipertahankan kelembapannya.
6.      Dalam waktu 5-6 minggu perkecambahan sudah mulai.
7.      Jumlah kecambah antara 60-80%.
8.      Pemindahan bibit ke polybag.




c.    Merendam biji di dalam air mengalir.
    1.        Biji yang telah diseleksi dibersihkan dengan air mengalir selama 24 jam (satu hari satu malam).
    2.        Setelah direndam kemudian dijemur diatas lantai/alas dari seng selama dua hari atau sampai biji pecah.
    3.        Biji yang telah pecah dipisah dan dimasukan kedalam larutan furadan+Fungisida (dicairkan) masing-masing 5g/lt air, agra terhindar dari ganguan hama dan penyakit terutama semut dan jamur.
    4.        Setelah dilakukan seed tretment, langsung masukan kedalam kantong plastik (polybag) yang telah disediakan.
    5.        Selanjutnya disemaikan pada bedeng semai. Perkecambahan dapat mencapai 80%. Dalam penyapihan benih ke polybag, sebelumya akar anakan dibuang/digunting sehingga pertumbuhan anakan lebih baik.

d.   Dipanaskan diatas api menggunakan penggorengan.
1.      Benih kemiri dipanaskan diatas api (di dandang/disarai selam 25 menit.
2.      Selanjutnya direndam didalam air yang telah disediakan dalam satu tempat selama 30 menit.
3.      Setelah direndam langsung disemaikan di polybag.








TEKNIK SEMAI BIJI AREN (Arenga saccharifera).



TREATMENT BENIH AREN (Arenga saccharifera). 
oleh : ronyalafgani





Teknik Persemaian aren menurut Tim pokja penghijauan, KUK DAS, PMDH.,  (1999), yaitu
  1.  Merendam biji dalam larutan HCL dengan kepekatan 95% dalam waktu 15 s.d.25 menit
  2.  Merendam biji dalam air panas bersuhu 50OC selama 30 menit.
  3.  Mengikir biji pada bagian dekat embrio.

TEKNIK SEMAI BIJI PICUNG (Pangium edule REINW).




TREATMENT BENIH PICUNG (Pangium edule REINW).
Oleh : ronyalafgani



Teknik Persemaian menurut Sunanto, H. (1993) :
  1. Penanganan benih
1.    Pilih biji picung dari tanaman yang sudah berumur puluhan tahun dan pertumbuhan baik.
2.    Biji dipilih dari biji yang telah masak betul atau biji yang jatuh ke tanah, sehingga tempurungnya sudah hitam/kolot.
3.    Biji yang telah masak dibersihkan dari kotoran, biji yang baik dipisahkan dan biji yang kecil/jelek dibuang.
4.    Biji yang telah dipilih dicampur dengan abu dapur yang telah diayak dan diaduk, sehingga biji betul betul bersih.
  1. Penyemaian Benih dalam Bedengan Semai.
1.    Setalah biji bersih, biji disimpan di bedeng tabur ukuran 5x1m sedalam 3cm dengan jarak 5cm x 5cm kemudian ditutup jerami atau naungan. Setealah satu minggu biji diperiksa, yang telah keluar akarnya lalu dipindahkan ke kantong plastik atau polybag yang telah disediaakan.
2.    Agar hasilnya baik cara pemindahannya harus hati-hati dan sebaiknya dilakukan seed treatment dengan fungisida Dithane M-45 dengan ukuran 1g/lt air.
  1. Penanaman Benih dalam Kantong plastik/Polybag.
1.    Siapkan kantong plastik/polybag yang sudah diisi media tanah dan pupuk organik dengan ukuran 12cm x20cm.
2.    Susun kantong plastik/polybag yang sudah diisi media dalam bedengan yang sudah dibuat dengan ukuran 5m x 1m.
3.    Setelah berkecambah atau keluar akar, dipindahkan pada kantong plastik/polybag yang telah disediakan.